BACK

REDISCOVERING DISCIPLESHIP

LATAR BELAKANG

Setiap gembala, pembina, dan pengurus yang sungguh-sungguh memikirkan tuntutan Amanat Agung akan sepakat bahwa gereja perlu kembali ke akar-akar pemuridannya. Karena itu, banyak gereja, persekutuan, dan lembaga pelayanan sudah mencantumkan “pemuridan” di dalam pernyataan misinya (tersurat maupun tersirat). Menurut Edmund Chan (Intentional Disciple Making Church), masalahnya bukanlah pada penyangkalan atas pentingnya pemuridan, melainkan atas 2 hal: (1) “Pemuridan” diartikan secara berbeda-beda; dan (2) banyak yang tidak tahu bagaimana melakukannya secara intensional dan strategis! George Barna (Growing True Disciples) juga mengungkapkan bahwa "Pemuridan tidak terjadi semata-mata karena Gereja ada. Murid-murid Kristus dihasilkan jika ada usaha-usaha yang intensional dan strategis untuk menolong orang bertumbuh menuju kedewasaan rohani."

RUMUSAN MASALAH

  • Apa pengertian dan tujuan "pemuridan"?
  • Bagaimana melakukan pemuridan secara intensional dan strategis?

MANFAAT WORKSHOP

  • Peserta akan memiliki kejelasan mengenai pengertian dan tujuan pemuridan secara biblikal dan praksis. Peserta dapat membedakan inisiatif apa yang termasuk ke dalam pemuridan intensional dan yang tidak sehingga mempunyai kemantapan dan tidak salah dalam meletakkan prioritas.
  • Peserta akan memiliki wawasan mengenai proses dan tahap-tahap pertumbuhan menjadi murid Kristus yang dewasa dan berlipatganda. Peserta dapat menyusun strategi pemuridan yang intensional dan strategis.

PROSES WORKSHOP

  • Studi Alkitab
  • Refleksi pribadi/persekutuan
  • Tanya-Jawab implementasi

MATERI WORKSHOP

  • Pengertian & Sasaran Pemuridan
  • Proses & Strategi Pemuridan

SARAN BACAAN PRA-WORKSHOP

  • Edmund Chan, A Certain Kind (Yang Tertentu).
  • Robert E. Coleman, The Master Plan of Evangelism (Rencana Agung Penginjilan).